Katalog Pusat

Pencarian berdasarkan :

Pencarian terakhir:

No image available for this title

Text

Menggali pemikiran posmodernisme dalam arsitektur

— Ikhwanuddin - Nama Orang;

Arsitektur di Indonesia pada umumnya dipandang sebagai karya seni. Fungsi seni tidak jarang berada di bawah ilmu dan teknologi. Tidak heran bila seni sering kali menjadi budak ekonomi. Akibatnya, karya seni harus dibayar mahal. Gaji seorang arsitek bisa melebihi gaji seorang rektor perguruan tinggi. Idealnya, seni adalah produk budaya yang melengkapi sumbangan ilmu dan teknologi. Ekonomi justru melayani ketiga bidang budaya itu. Maka kita perlu menghormati kedudukan seni sebagai ekspresi kehidupan bangsa. Kita perlu menempatkan seni sejajar dengan penemuan ilmu, filsafat, dan teknik.

Ketersediaan

2020907061-2724 IKH m C/2Perpustakaan PusatTersedia
2020907061-1724.6 IKH m C/1Perpustakaan Pusat (Koleksi Tandon)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tersedia (Tidak Dipinjamkan)

Informasi Detail

Judul Seri -
No. Panggil 724.6 IKH m
Penerbit Yogyakarta, Gajah Mada Universitas,
Deskripsi Fisik ix, 126 hal. ; bibl.; ill.; 24 cm
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN 979-420-581-8
Klasifikasi 724.6
Tipe Isi -
Tipe Media -
Tipe Pembawa -
Edisi -
Info Detail Spesifik Bibliografi: halaman 125-16
Versi lain/terkait Tidak tersedia versi lain
Pernyataan Tanggungjawab