Pencarian berdasarkan :
Pencarian terakhir:
— Triyuwono, Iwan Tri [et.al.] - Nama Orang;
Filsafat membahas makna atas objek. Semua objek dapat diberi makna oleh kemampuan rasio manusia, termasuk akuntansi. Makna Akuntansi bisa dipandang dari beberapa segi tergantung orang yang mempresepsinya. Dewasa ini Akuntansi diberi makna hanya satu sisi saja yaitu sebagai alat kaum kapitalis untuk mengemas transaksi bisnisnya. Ia diposisikan sebagai "Ideologi Kapitalisme" sebagai informasi untuk mengembangkan kapitalmnya di seluruh dunia. Akuntansi semacam ini berciri homogen, atau seragam dalam pelbagai transaksi bisnis dan sosial. Ia adalah produk Amerika Serikat yang dikemas dalam General Accepted Accounting Principle (GAAP), Kemudian dikembangkan di Eropa dengan nama International Financial Report Standard (IFRS). Semuanya itu merupakan anak kandung Sistem Ekonomi Kapitalisme. Dilain Pihak, makna Akuntansi dapat didekati dari makna aliran Filsafat seperti Aliran Filsafat Spiritualisme, Aliran Filsafat Idealisme, dan aliran filsafat materialisme. Tentu saja kaum ilmuwan harus memahami Filsafat terleih dahulu sebelum memahami Ilmu Pengetahuan, karena ilmu bermuladari filsafat, maka filsafat disebut Ibu Kandung Ilmu. Dalam buku Filsafat Akuntansi, penulis ingin menyajikan makna akuntansi ditinjau dari filsafat, yaitu laba dipandang dari sudut filsafat kapitalisme, marxisme, dan spiritualisme Islam. Disamping itu, dalam kajian filsafat Akuntansi ini, penulis menyampaikan topik korupsi dan kleptokrasi. Hal ini disebabkan bahwa melalui informasi akuntansi manusia dapat melakukan hal hal yang kurang terpuji seperti korupsi dan kleptokrasi (Perampokan Uang Negara).
Ketersediaan
| 2017200484-1 | 657 FIL f C/1 | Perpustakaan Pusat (Koleksi Tandon) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tersedia (Tidak Dipinjamkan) |
| 2017200484-2 | 657 FIL f C/2 | Perpustakaan Pusat (Koleksi Umum) | Tersedia |